Sejarah Perkembangan Obat Herbal di Indonesia

Herb.co.idHerbal atau tumbuhan obat yang ada di Indonesia adalah sebuah obat asli Indonesia. Hal tersebut berdasarkan atas fakta dari catatan sejarah masa lalu bangsa. Bahkan penggunaan herbal telah dipakai berabad-abad lalu oleh oleh nenek moyang kita.

1. Sejarah Penggunaan Obat Herbal oleh Nenek Moyang Indonesia

Beberapa bukti yang berhasil ditemukan menurut Lusia yang dikutip dari Majalah Ilmu Kefarmasian, Volume III tahun 2006. Mulai dari catatan sejaran berupa naskah lama pada daun lontar husodo yang ditemukan di Jawa.

Kemudian pada usada di Bali, serta di Sulawesi Selatan berupa lontarak pabbura. Catatan sejarah lain yang juga ditemukan di salah satu keajaiban dunia, yakni berupa relief candi Borobudur. Tampak gambaran orang tengah meracik obat dari tumbuhan.

2. Sejarah Pemakaian Obat Herbal oleh Kerajaan di Nusantara

Seperti diketahui bahwa negara Indonesia, dahulu kala dikenal sebagai Kawasan yang berada di wilayah nusantara. Dimana beberapa kerajaan besar yang berada di wilayah nusantara, mulai dari kerajaan Sriwijaya, Majapahit, dan Mataram.

Menurut catatan sejarah dijaman kerajaan besar tersebut berkuasa, sekitar dari abad ke-5 sampai dengan abad ke-19. Diketahu sempat mencapai puncak kejayaan, salah satunya peninggalan berupa produk tanaman obat tradisonal.

Dimana kala itu masyarakat memang mengandalakan tanaman obat tradisonal untuk pengobatan penyakit dan juga untuk pemeliharan kesehatan mereka. Mereka biasanya memakai tanaman obat tersebut, baik hanya satu jenis tanaman ataupun campuran.

3. Sejarah Pergeseran Obat Herbal ke Obat Kimia di Indonesia

Semakin majunya perkembangan jaman, pemakaian tanaman obat dianggap ketinggalan jaman. Bahkan ada yang beranggapan bahwa penggunaannya cukup beresiko dapat membahayakan pemakainya.

Menurut catatan sejarah, pergeseran penggunan tanaman obat oleh masyarakat dimulai sejak pengobatan modern masuk di Indonesia. Tepatnya semenjak berdirinya sebuah Sekolah Dokter Jawa di Jakarta sekitar tahun 1904 silam.

Hingga akhirnya masyarakat Indonesia mulai terbiasa memakai obat kimia modern secara bertahap dan sistematis. Dan mulai mengantungkan kesehatan masyarakat dengan obat kimia, dibandingkan dengan obat herbal.

4. Usaha Melestarikan dan Memafaatkan Obat Herbal di Indonesia

Seperti yang diketahui bahwa saat ini perkembangan obat kimia modern telah berkembang pesat. Dimana hampir setiap masyarakat Indonesia telah terbiasa dengan penggunaan obat kimia, di berbagai layanan kesehatan seperti Rumah Sakit.

Sebagian besar masyarakat saat ini memang tak memahami manfaat tanaman obat. Untuk mengenal tanaman obat saja memang kurang paham, apalagi penggunaan obat herbal tersebut. Hal tersebut mengetuk beberapa penulis untuk kembali mengulas obat herbal.

Tentu saja tujuan dari penulisan tersebut tak hanya untuk mendokumentasikan saja. Namun yang lebih penting yakni masyarakat kembali untuk melestarikan dan memanfaatkan tanaman obat. Misalnya buku berjudul “Obat Asli Indonesia” karya Dr. Seno Sastroamidjojo.

Baca: Apa Pengertian dan Perbedaan dari Herbal dengan Jamu Menurut Para Ahli

5. Perkembangnya Penelitian dan Penggunaan Obat Herbal Kembali

Tak hanya Dr. Seno Sastroamidjojo yang menjadi pemerhati akan tanaman obat, K. Heyne juga menulis sebuah buku dengan judul “Tanaman Berguna Indonesia”. Dan lambat laun perkembangan ilmu tentang obat herbal mulai berdar luas di masyarakat.

Bukan hanya pengetahuan tentang ilmu pengetahuan saja, beberapa penelitian terkait manfaat dari tanaman herbal juga telah terbukti. Hal tersebut membuat beberapa pelayanan kesehatan seperti Rumah Sakit Dr. Sutomo, Surabaya telah mulai mengaplikasikan.

Semenatara beberapa dekade terakhir ini, masyarakat dunia internasional dengan slogan “back to nature”. Hal tersebut memicu lahirnya beberapa lembaga pendidikan di Indonesia tentang pengobatan herbal di tengah-tengah masyarakat

Editor: Heru Setianto
Source Image: Pixabay, Seafast Center IPB
Source: Net, Majalah Ilmu Kefarmasian, Volume III (2006), Tumbuhan Liar Berkhasiat Obat (2017)

Tinggalkan komentar

Pin It on Pinterest

Share This