Perkembangan Pemakaian Obat Herbal di Luar Negeri

Herb.co.id – Herbal adalah sebuah tumbuhan obat alamai yang sering dipakai di Indonesia sebagai cara menjaga kesehatan ataupun penyembuhan penyakit.

Bahkan penggunaan herbal telah dipakai berabad-abad lalu oleh oleh nenek moyang kita. Penggunaan obat herbal di Indonesia telah mendapat payung hukum dan dukungan dari pihak terkait.

Tepatnya pada peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia (Permenkes RI) pada tahun 1990 silam. Mengatur tentang “Usaha Industri Obat Tradisional dan Penftaran Obat Tradisional”.

1. Presentase Pemakai Obat Herbal di Dunia Menurut WHO

Tak hanya di dalam negeri saja, pemakaian obat herbal sebagai pengobatan tradisional. Ternyata telah lama dipakai olehmasyarakat di berbagai negara.

Menurut data yang dari World Health Organization (WHO) dikutip dari Tumbuhan Liar Berkhasiat Obat (2017).

Terungkap bahwa presentase penggunaan obat herbal di negara maju mecapai 65% dan negara berkembang meraih angka 80%.

Hal tersebut menyiratkan akan berkembang maju suatu negara, kesadaran akan penggunaan akan obat herbal sebagai pengobatan alternatif semakin tinggi.

2. Faktor Peningkatan Konsumsi Obat Herbal di Negara Maju

Bebera faktor pendorong turut mendukung akan meningkatnya penggunaan obat herbal di negara maju.

Mulai dari faktor usia harapan hidup lebih panjang ketika prevalensi penyakit kronis meningkat.

Kemudian adanya kegagalan dalam pemakain obat modern untuk menyembuhkan beberapa jenis penyakit tertentu.

Hingga informasi akan manfaat obat herbal mudah ditemukan di internet.

3. Benarkah Indonesia adalah Gudang Obat Herbal di Dunia?

Tercatat sejak tahun 2000 silam, telah ditemukan sekitar 1.845 jenis tumbuhan sebagai bahan obat herbal di Indonesia. Bahkan telah 20 tahun berlalu, sudah berapa ribu jenis tumbuhan sampai saat ini.

Beberapa kelompok masyarakat (etnis) di Indonesia, juga telah lama memanfaatkan tumbuhan biofarmaka dalam kehidupan sehari-hari.

Tak hanya itu saja, tumbuhan tersebut juga dipakai untuk menyembuhkan beberapa penyakit. Mulai dari malaria, demam, batuk, diare, bisul, dan sakit perut.

Baca: Sejarah Perkembangan Obat Herbal di Indonesia

Penemuan dari tanaman herbal tersebut, kabarnya tersebar di berbagai tempat. Makah hal yang wajar kalau Indonesia mendapat julukan sebagai gudang obat herbal di dunia.

4. Sejarah Perkembangan Ilmu dan Bisnis Herbal

Seorang penulis ternama asal Kota London, Inggris bernama John Parkinson dari London sekitar tahun 1630 silam. Telah menulis tentang daftar tanaman obat yang sangat bermafaat.

Masih pada masa yang sama tepatnya pada tahun 1649, penulis bernama Nicholas Culpepper menerbitkan sebuah karya populer berjudul ”The Complete Herbal and English Physician, Enlarged”.

Beberapa ratus tahun kemudian, Henry Potter memulai bisnis dengan menyediakan berbagai tanaman obat pada tahun 1812.

Hingga akhirnya dirinya pun merilis sebuah buku dengan judul ”Potter’s Encyclopaedia of Botanical Drug and Preparatians“.

Baca: Apa Pengertian Herbal dan Jamu Menurut Para Ahli

Baru pada tahun 1864 silam, sebuah organisiasi bernama National Association of Medical Herbalists resmi beridri.

Tujuan dari organisasi tersebut tak lain untuk mengorganisir dalam pelatihan berbagai praktisi pengobatan herbal. Tujuan lain dari organisai ini yakni demi mempertahankan akan standar dalam praktik pengobatan herbal.

Menurut beberapa pendapa menyatakan bahwa obat herbal sebenarnya adalah babak pendahuluan dari farmakologi modern.

Editor: Heru Setianto

Source Image: Pixabay

Source: Tumbuhan Liar Berkhasiat Obat (2017)

Tinggalkan komentar

Pin It on Pinterest

Share This